Cara Daftar MEXC 2026: Verifikasi KYC, Deposit & Tips Aman

Mau trading altcoin baru yang belum ada di Indodax atau Tokocrypto? MEXC adalah bursa kripto global dengan 3.000+ pasangan trading dan kecepatan listing token baru tercepat di industri. Spot Maker fee-nya 0%, dan kamu bisa mulai trading tanpa KYC sama sekali. Panduan ini membawa kamu dari pendaftaran, KYC, keamanan akun, deposit dari Indonesia, sampai cara withdraw balik ke Rupiah — semuanya langkah demi langkah.

Yang akan kamu pelajari di panduan ini:

  • Apa itu MEXC, regulasi di Indonesia, dan apakah aman digunakan
  • Keunggulan MEXC dibanding Indodax, Binance, dan Bybit untuk trader Indonesia
  • Tutorial daftar akun dan verifikasi KYC dengan KTP step by step
  • Cara deposit dari Indonesia — transfer bank via exchange lokal, P2P IDR, atau kartu
  • Cara withdraw dan konversi keuntungan balik ke Rupiah
  • Perbandingan biaya trading: MEXC vs Binance vs Bybit vs Indodax

Terakhir diperbarui: April 2026


Apa itu MEXC dan Apakah Legal Digunakan di Indonesia?

MEXC adalah bursa kripto yang didirikan tahun 2018, berpusat di Singapura, dan beroperasi di 170+ negara dengan lebih dari 36 juta pengguna terdaftar. Di kalangan trader kripto Indonesia, MEXC dikenal sebagai bursa dengan pilihan altcoin terlengkap dan kecepatan listing token baru yang tak tertandingi di antara bursa terpusat besar.

Dari sisi regulasi internasional, MEXC memegang empat lisensi keuangan:

  • US FinCEN MSB (Money Services Business)
  • Australia AUSTRAC
  • Kanada FINTRAC MSB
  • Swiss VQF

Bagaimana status MEXC di Indonesia? Pengawasan aset kripto di Indonesia kini berada di bawah OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sejak Januari 2025, sebelumnya di bawah Bappebti. MEXC tidak terdaftar sebagai bursa kripto lokal berlisensi OJK atau Bappebti. Namun, tidak ada larangan eksplisit bagi individu Indonesia untuk menggunakan bursa kripto luar negeri. Yang wajib diperhatikan:

  • Keuntungan dari trading kripto tetap wajib dilaporkan dan dikenakan pajak final 0,1% per transaksi (PPh 0,1% + PPN 0,11%)
  • Proteksi regulator Indonesia tidak berlaku untuk bursa luar negeri seperti MEXC
  • Transfer dana besar ke luar negeri dapat memicu pemeriksaan dari bank domestik

MEXC bisa digunakan oleh trader Indonesia, tapi perlindungan OJK/Bappebti tidak berlaku. Gunakan hanya dana yang sanggup kamu tanggung jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Dari sisi transparansi aset, MEXC mempublikasikan data cadangan menggunakan sistem verifikasi Merkle Tree. Per April 2026, rasio cadangan BTC mencapai 270% — artinya MEXC menyimpan BTC senilai 2,7x dari total deposit pengguna. Audit independen dilakukan oleh Hacken.

Halaman utama dan pendaftaran akun MEXC Exchange

Kenapa Trader Indonesia Memilih MEXC Dibanding Indodax atau Binance?

Listing Altcoin Tercepat di Industri

Ini keunggulan utama MEXC yang paling dibicarakan di komunitas kripto Indonesia. Maret 2026 saja, MEXC menambahkan 135 koin baru ke platform — banyak di antaranya adalah token on-chain berkapitalisasi rendah yang belum tersedia di Binance, OKX, atau bursa lokal seperti Indodax maupun Tokocrypto.

Bagi trader yang ingin masuk di fase awal sebelum suatu token ramai dibicarakan, MEXC hampir tidak ada tandingannya di kalangan bursa terpusat besar. Likuiditasnya juga memadai untuk altcoin early-stage yang biasanya tipis di DEX.

Biaya Trading yang Sangat Kompetitif

Spot trading Maker fee-nya 0% — artinya kalau kamu pasang limit order, tidak ada biaya sama sekali. Taker hanya 0,05%. Sisi futures: Maker 0% dan Taker 0,02%. Bandingkan ini dengan Indodax yang mengenakan 0,3% per transaksi untuk pengguna umum.

Kalau kamu memegang minimal 500 token MX (token platform MEXC), biaya Taker spot turun 50% menjadi 0,025%. Untuk trader aktif yang sering bertransaksi, penghematan ini signifikan dalam jangka panjang.

KYC Opsional dengan Limit Penarikan 10 BTC/Hari

Tidak seperti sebagian bursa internasional yang mewajibkan KYC dari awal, MEXC membiarkan pengguna trading tanpa verifikasi identitas sama sekali. Batas penarikan harian tanpa KYC adalah 10 BTC — lebih dari cukup untuk kebanyakan trader Indonesia.

Leverage Hingga 500x untuk Futures Altcoin

Binance membatasi leverage altcoin di 125x, OKX di 100x. MEXC menawarkan sampai 500x untuk sejumlah kontrak altcoin tertentu. Ini relevan untuk trader yang melakukan hedging posisi dengan modal kecil — tapi risikonya juga proporsional jauh lebih besar dan posisi bisa terkena likuidasi sangat cepat.

Antarmuka trading spot di MEXC Exchange

Cara Daftar MEXC: Panduan Langkah demi Langkah

Proses pendaftaran MEXC biasanya selesai dalam 3 menit. Siapkan dulu hal berikut sebelum mulai:

  • Alamat email aktif — Gmail atau Outlook lebih disarankan, kode verifikasi jarang masuk spam
  • Nomor HP — opsional, bisa daftar pakai email saja
  • KTP atau Paspor — hanya diperlukan jika mau melakukan KYC, tidak wajib

Langkah 1: Buka Halaman Pendaftaran MEXC

Kunjungi MEXC lewat link referral agar kode bonus otomatis teraplikasi. Klik tombol “Daftar” atau “Sign Up” di pojok kanan atas halaman utama.

Langkah 2: Isi Data Pendaftaran

Masukkan alamat email kamu, buat password minimal 10 karakter (harus ada huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol). Di kolom kode referral, pastikan terisi XOICb1jMAV — jika masuk dari link referral di atas, kode biasanya sudah terisi otomatis. Klik “Lanjut” atau “Next”.

Proses sign up dan verifikasi email di MEXC

Langkah 3: Verifikasi Email

MEXC mengirimkan kode OTP 6 digit ke email. Buka email kamu, salin kode tersebut, dan masukkan ke kolom yang tersedia di halaman MEXC. Proses ini biasanya selesai dalam hitungan detik.

Langkah 4: Login dan Atur Bahasa

Setelah berhasil masuk, klik ikon globe di pojok kanan atas untuk mengubah bahasa antarmuka. MEXC mendukung Bahasa Inggris dan sebagian antarmuka juga tersedia dalam Bahasa Indonesia.


Verifikasi KYC di MEXC dengan KTP Indonesia

KYC di MEXC bersifat opsional. Tapi jika berencana trading dalam volume besar, KYC Level 1 menaikkan batas penarikan harian secara signifikan.

Level KYCBatas Penarikan HarianDokumen yang Dibutuhkan
Tanpa KYC10 BTC/hariTidak ada
Level 1 (Dasar)80 BTC/hariKTP / Paspor / SIM
Level 2 (Lanjutan)200 BTC/hariLevel 1 + verifikasi wajah

KYC Level 1 — Verifikasi Identitas Dasar

Untuk warga negara Indonesia, dokumen utama yang digunakan adalah KTP (Kartu Tanda Penduduk). Paspor dan SIM juga diterima jika kamu tidak memiliki KTP yang valid.

  1. Login, klik foto profil di pojok kanan atas → pilih “Identity Verification”
  2. Pilih “Level 1 Verification” dan klik “Verify”
  3. Isi data pribadi: nama lengkap sesuai KTP, kewarganegaraan (Indonesia), tanggal lahir
  4. Pilih jenis dokumen — pilih “National ID Card” untuk KTP
  5. Upload foto KTP bagian depan dan belakang dengan pencahayaan yang baik
  6. Tunggu verifikasi otomatis — biasanya 30 menit hingga 24 jam
Halaman verifikasi identitas KYC di MEXC dengan KTP Indonesia

KYC Level 2 — Verifikasi Biometrik

Level 2 memerlukan pemindaian wajah (face recognition) yang harus dilakukan melalui aplikasi MEXC di smartphone. Setelah Level 1 selesai, masuk ke “Level 2 Verification”, scan QR code dengan MEXC App, ikuti instruksi selfie, dan tunggu 1–3 hari kerja untuk konfirmasi.

Pengaturan Keamanan Akun MEXC

Sebelum melakukan deposit pertama, aktifkan 2FA. Ini langkah paling kritis untuk melindungi aset kamu.

  1. Login → klik ikon profil → pilih “Security Center”
  2. Temukan “Google Authenticator”, klik “Enable”
  3. Install Google Authenticator atau Authy di HP kamu
  4. Scan QR code yang muncul di halaman MEXC menggunakan aplikasi tersebut
  5. Masukkan kode 6 digit dari aplikasi untuk mengonfirmasi aktivasi
Halaman pengaturan keamanan dan 2FA di akun MEXC

Selain Google 2FA, aktifkan juga Anti-Phishing Code. Kode unik ini akan muncul di setiap email resmi yang dikirim MEXC, sehingga kamu bisa langsung membedakan email asli dari email phishing palsu.

Aktifkan Google 2FA sebelum deposit pertama. Akun tanpa 2FA jauh lebih rentan jika password bocor atau ditebak pihak tidak bertanggung jawab — ini bukan langkah opsional, ini wajib.


Cara Deposit di MEXC dari Indonesia

Ada tiga cara yang umum dipakai trader Indonesia untuk mengisi saldo di MEXC. Masing-masing memiliki kelebihan dan biaya yang berbeda.

Opsi A: Transfer USDT dari Exchange Lokal — Paling Hemat

Ini cara yang paling banyak dipakai dan paling efisien dari sisi biaya. Alurnya: beli USDT di exchange lokal berlisensi OJK seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu menggunakan Rupiah lewat transfer bank → tarik USDT ke MEXC.

Langkah 1: Beli USDT di exchange lokal Indonesia

Gunakan Indodax, Tokocrypto, Pintu, atau Reku yang sudah terdaftar resmi di OJK. Selesaikan KYC di sana, deposit Rupiah melalui transfer bank BCA, Mandiri, BNI, atau BRI, lalu beli USDT.

Langkah 2: Dapatkan alamat deposit MEXC

Halaman deposit kripto di MEXC Exchange
  1. Login MEXC, klik “Assets” → “Spot Account”
  2. Klik “Deposit”
  3. Cari dan pilih “USDT”
  4. Pilih jaringan: TRC20 (Tron) — biaya transfer paling murah, sekitar $1 USDT
Alamat deposit USDT TRC20 di akun MEXC
  1. Salin alamat dompet MEXC yang muncul, atau scan QR code

Langkah 3: Kirim USDT dari exchange lokal ke MEXC

Di Indodax atau Tokocrypto, masuk ke menu “Tarik” atau “Withdraw”, pilih USDT, pilih jaringan TRC20, paste alamat MEXC, masukkan jumlah, dan konfirmasi. USDT biasanya tiba di akun MEXC dalam 5–15 menit.

Peringatan penting: Pastikan jaringan di kedua sisi sama persis — TRC20 ke TRC20, ERC20 ke ERC20. Salah pilih jaringan bisa mengakibatkan dana hilang secara permanen dan tidak bisa dipulihkan.

Opsi B: P2P Trading dengan Rupiah

MEXC memiliki fitur P2P yang mendukung IDR. Kamu bisa membeli kripto langsung dari sesama pengguna menggunakan transfer bank (BCA, Mandiri, BNI, BRI), atau bahkan e-wallet seperti GoPay, OVO, dan DANA tergantung merchant yang tersedia.

  1. Di halaman utama MEXC, klik “Buy Crypto” → “P2P Trading”
  2. Pilih mata uang IDR dan aset yang diinginkan (USDT)
  3. Pilih merchant dengan harga dan reputasi terbaik
  4. Ikuti instruksi pembayaran dari merchant — biasanya transfer bank atau e-wallet
  5. Setelah transfer dikonfirmasi, aset akan dilepas ke akun MEXC kamu

MEXC tidak membebankan biaya tambahan untuk P2P, tapi harga dari merchant biasanya sedikit di atas harga pasar (spread sekitar 0,5–1%).

Opsi C: Kartu Kredit/Debit

Klik “Buy Crypto” → “Credit/Debit Card”, masukkan jumlah dalam USD atau IDR, pilih penyedia layanan (Banxa, Mercuryo, atau AlchemyPay), dan selesaikan pembayaran. Biaya berkisar 3–6%. Ini opsi paling cepat untuk deposit pertama dalam jumlah kecil, tapi untuk penggunaan rutin Opsi A jauh lebih hemat.


Cara Withdraw dari MEXC dan Konversi ke Rupiah

Setelah trading dan ingin mencairkan keuntungan ke rekening bank Indonesia, alurnya tiga langkah.

Langkah 1: Jual Aset ke USDT di MEXC

Di menu Spot, jual koin yang kamu pegang ke USDT menggunakan market order (langsung di harga pasar) atau limit order (pasang harga target). Tunggu order tereksekusi.

Langkah 2: Tarik USDT dari MEXC ke Exchange Lokal

Halaman penarikan dana withdraw dari MEXC ke exchange lokal Indonesia
  1. “Assets” → “Spot Account” → klik “Withdraw”
  2. Pilih USDT dan jaringan TRC20
  3. Masukkan alamat dompet penerima (alamat deposit Indodax/Tokocrypto kamu)
  4. Masukkan jumlah dan konfirmasi dengan kode 2FA
JaringanBiaya PenarikanEstimasi Waktu
TRC20 (Tron)~1 USDT5–15 menit
ERC20 (Ethereum)~2–5 USDT5–30 menit
BEP20 (BNB Chain)~0,1–0,8 USDT1–5 menit

Langkah 3: Jual USDT ke IDR di Exchange Lokal

Setelah USDT tiba di Indodax atau Tokocrypto, jual ke IDR dan tarik ke rekening bank Indonesia kamu — bisa BCA, Mandiri, BNI, atau BRI. Proses pencairan ke rekening biasanya 1–2 hari kerja tergantung exchange lokal.

Untuk panduan deposit dan withdraw di bursa lain, lihat juga Cara Daftar dan Deposit di Binance untuk Indonesia — prosesnya mirip dan bisa jadi referensi perbandingan.


Perbandingan Biaya Trading: MEXC vs Binance vs Bybit vs Indodax

Sebelum memutuskan, lihat perbandingan komprehensif antara MEXC dan kompetitornya untuk trader Indonesia:

FiturMEXCBinanceBybitIndodax
Jumlah aset3.000+350+500+~200
Spot Maker fee0%0,1%0,1%0,3%
Spot Taker fee0,05%0,1%0,1%0,3%
Futures Maker fee0%0,02%0,02%Tidak ada
Leverage maks altcoin500x125x100xTidak ada
KYC wajibTidakSebagianSebagianYa
P2P dengan IDRYaYaYaYa
Terdaftar OJK/BappebtiTidakTidakTidakYa

MEXC unggul jelas di jumlah aset, kecepatan listing, dan biaya trading. Untuk trader yang fokus pada altcoin early-stage atau aktif di futures, MEXC lebih relevan. Untuk pemula yang baru pertama kali menyentuh kripto, Indodax atau Tokocrypto yang terdaftar OJK lebih aman sebagai titik awal karena ada perlindungan regulator domestik.


Futures Trading di MEXC: Fitur dan Risiko

MEXC menyediakan 700+ pasangan futures dengan leverage hingga 500x untuk altcoin tertentu. Spesifikasi utamanya:

  • Maker fee: 0%, Taker fee: 0,02%
  • Jenis kontrak: USDT-M perpetual dan coin-margined perpetual
  • Tersedia paper trading (simulasi) untuk latihan tanpa modal nyata
  • Interface futures terpisah dari spot, bisa diakses dari menu “Futures” di atas
Antarmuka trading futures leverage di MEXC Exchange

MEXC listing token baru sangat cepat, terutama altcoin on-chain berkapitalisasi rendah. Leverage tinggi di futures altcoin berguna untuk hedging posisi, tapi risikonya sebanding — posisi bisa terkena likuidasi dalam hitungan menit di leverage ekstrem.

Futures cocok untuk trader yang sudah paham manajemen risiko. Untuk pemula, kuasai spot trading dulu setidaknya 3–6 bulan sebelum mencoba leverage.

Peringatan risiko: Trading futures dengan leverage tinggi dapat mengakibatkan kerugian melebihi modal awal. Selalu gunakan stop-loss, tentukan ukuran posisi yang tepat, dan jangan pernah menggunakan dana yang tidak sanggup kamu tanggung kerugiannya.


Kelebihan dan Kekurangan MEXC untuk Trader Indonesia

Kelebihan

  • 3.000+ aset tersedia, listing koin baru tercepat di industri CEX
  • Spot Maker fee 0%, futures fee sangat kompetitif dibanding semua kompetitor
  • KYC tidak wajib dengan limit penarikan 10 BTC/hari — fleksibilitas tinggi
  • Empat lisensi internasional, cadangan aset 270% diaudit pihak ketiga
  • P2P tersedia untuk IDR dengan opsi bank lokal (BCA, BNI, BRI, Mandiri) dan e-wallet (GoPay, OVO, DANA)
  • Paper trading tersedia untuk belajar futures tanpa risiko modal nyata

Kekurangan

  • Tidak terdaftar di OJK atau Bappebti — perlindungan regulator Indonesia tidak berlaku
  • Customer support bisa lambat di jam sibuk, estimasi respons 1–2 hari via tiket
  • Likuiditas beberapa altcoin masih di bawah Binance, terutama untuk token baru
  • Antarmuka bisa membingungkan untuk pengguna yang belum pernah pakai exchange internasional
  • Risiko “risk control” (pembekuan penarikan sementara) jika sering ganti IP atau pakai VPN

Cocok untuk Siapa?

  • Trader yang aktif memburu altcoin baru dan token early-stage sebelum listing di bursa besar
  • Trader futures yang butuh leverage tinggi (di atas 125x) dengan biaya rendah
  • Investor spot yang sering bertransaksi dan sensitif terhadap biaya (Maker 0% sangat menguntungkan)
  • Pengguna yang tidak ingin KYC tapi butuh limit penarikan harian yang memadai

Jika kamu baru mulai di dunia kripto, lebih baik mulai dari Indodax, Tokocrypto, atau Pintu yang terdaftar OJK untuk belajar dasar-dasarnya terlebih dahulu — baru berpindah ke MEXC untuk akses ke altcoin yang lebih luas.


FAQ: Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang MEXC di Indonesia

Apakah MEXC legal dan aman digunakan di Indonesia?

MEXC tidak terdaftar di OJK atau Bappebti sebagai bursa kripto lokal, tapi tidak ada larangan eksplisit bagi individu Indonesia untuk menggunakannya. Keuntungan dari trading kripto wajib dilaporkan dan dikenakan pajak final 0,1% per transaksi sesuai peraturan DJP. Dari sisi keamanan platform, MEXC memegang empat lisensi internasional dan cadangan aset 270% yang diaudit pihak independen.

Bisa trading di MEXC tanpa KYC?

Bisa. MEXC tidak mewajibkan KYC. Akun tanpa verifikasi sudah bisa trading dan menarik dana hingga 10 BTC per hari. Untuk limit yang lebih tinggi, selesaikan KYC Level 1 menggunakan KTP untuk mendapatkan limit 80 BTC/hari.

Bagaimana cara deposit ke MEXC dari Indonesia menggunakan Rupiah?

Cara paling hemat: beli USDT di exchange lokal berlisensi OJK seperti Indodax atau Tokocrypto menggunakan transfer bank (BCA, Mandiri, BNI, BRI) atau e-wallet (GoPay, OVO, DANA), lalu tarik USDT ke akun MEXC menggunakan jaringan TRC20. Alternatif lain: P2P langsung di MEXC menggunakan IDR, atau kartu kredit/debit dengan biaya 3–6%.

Di mana memasukkan kode referral MEXC?

Saat pendaftaran, isi kolom “Referral Code” dengan kode yang tersedia. Jika kamu masuk lewat link referral di atas, kode biasanya sudah terisi otomatis di kolom pendaftaran.

Kenapa MEXC lebih cepat listing koin baru dibanding Binance atau Indodax?

MEXC memiliki proses evaluasi dan listing yang lebih cepat dengan persyaratan yang lebih fleksibel. Ini berarti trader bisa masuk lebih awal sebelum suatu token ramai diperbincangkan. Sisi negatifnya, token yang baru listing juga berpotensi memiliki risiko lebih tinggi karena belum terbukti. Teliti project-nya sebelum masuk posisi.

Apa itu “risk control” di MEXC dan bagaimana mengatasinya?

“Risk control” atau wind control artinya fungsi penarikan akun ditangguhkan sementara. Penyebab umum: sering ganti IP (aktif-nonaktif VPN), transaksi besar dalam waktu singkat, atau akun terlibat dengan alamat berisiko tinggi. Solusinya: selesaikan KYC Level 1, gunakan IP yang konsisten, dan hubungi customer support MEXC via live chat.

Apakah MEXC tersedia di aplikasi mobile untuk pengguna Indonesia?

Ya. Aplikasi MEXC tersedia untuk iOS (App Store) dan Android (Google Play). Di Indonesia, aplikasinya bisa diunduh langsung tanpa perlu mengganti region akun. Semua fitur spot, futures, deposit, dan withdraw tersedia di aplikasi mobile.

Daftar Bybit Card → Daftar RedotPay →