Jupiter Card: Panduan Lengkap Kartu Visa Crypto Non-Custodial [2026]

Terakhir diperbarui: April 2026

Sejak FTX kolaps dan menarik miliaran dana nasabah bersamanya, satu pertanyaan mengubah cara pengguna kripto serius memikirkan pembayaran: siapa yang benar-benar memegang uang Anda saat gesek kartu? Jupiter Card menjawab pertanyaan ini berbeda dari semua kartu kripto lain di pasaran: USDC Anda tidak pernah meninggalkan dompet Solana Anda sampai momen penyelesaian transaksi terjadi.

Review Jupiter Card ini membahas segalanya: apa itu Jupiter Card, cara kerja biaya (termasuk penerbit kartu yang Anda dapatkan), alur pendaftaran dan KYC lengkap, cara mengisi saldo, mekanisme cashback, serta informasi spesifik untuk pengguna Indonesia.

Poin Penting

  • Jupiter Card (jup.ag, Solana DEX, didukung ParaFi) BUKAN Jupiter Money (jupiter.money, neobank India dari Amica Payment Services Pvt Ltd, terdaftar RBI). Artikel ini HANYA tentang Jupiter Card.
  • Transaksi USD tanpa biaya FX. Biaya non-USD: 1% (kartu Rain, pengguna non-APAC) atau 1,8% (kartu DCS, pengguna APAC termasuk Indonesia).
  • Cashback sekitar 4% dalam JupUSD, dengan batas bulanan $100 di tier dasar (setara pengeluaran sekitar $2.500/bulan).
  • Kartu bersifat non-kustodial: smart contract di Solana mengelola escrow USDC, sehingga saldo pengeluaran Anda dirancang tetap berada di bawah kontrol dompet on-chain hingga penyelesaian.
  • Diterima di 150 juta+ merchant Visa di seluruh dunia, dengan dukungan Apple Pay dan Google Pay.
  • Penawaran referral: belanjakan $1.000 dalam 30 hari setelah mendaftar dengan kode referral EN8EREGZ untuk mendapatkan $100.
  • Untuk pengguna Indonesia: Jupiter Card menggunakan jaringan Visa global. Pengisian saldo dalam IDR perlu melewati on-ramp kripto seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu untuk dikonversi ke USDC terlebih dahulu. QRIS dan transfer GoPay/OVO/DANA tidak langsung tersedia sebagai metode deposit.

Kartu kripto sudah banyak bermunculan sejak 2024, dan sebagian besar terlihat sama di permukaan: tap-to-pay, beberapa cashback, aplikasi berwarna-warni. Yang membedakan Jupiter Card dari yang lain adalah strukturnya, bukan penampilannya. Dibangun di Solana oleh tim di balik DEX aggregator terbesar di ekosistem tersebut, Jupiter Card merutekan pengeluaran Anda melalui smart contract, bukan melalui neraca perusahaan.

Jupiter Card vs Jupiter Money: Jangan Tertukar

Cari “Jupiter card” di Google Indonesia dan Anda akan menemukan dua produk berbeda dengan nama yang mirip. Keduanya tidak ada hubungannya sama sekali.

Aspek Jupiter Card (artikel ini) Jupiter Money
Website jup.ag jupiter.money
Jenis Kartu Visa non-kustodial berbasis Solana Aplikasi perbankan digital India
Dioperasikan oleh Jupiter Exchange (DEX aggregator Solana) Amica Payment Services Pvt Ltd
Regulator Tidak terdaftar OJK/Bappebti (DEX non-kustodial) Terdaftar Reserve Bank of India (RBI)
Teknologi Blockchain Solana, USDC, smart contract Perbankan tradisional India
Target pengguna Pengguna DeFi/kripto global Pengguna perbankan India

Jika Anda mencari kartu kripto dengan cashback, deposit multi-chain, dan nol biaya USD: Anda ingin jup.ag, bukan jupiter.money. Setiap tautan dan detail dalam panduan ini merujuk ke jup.ag.

Apa Itu Jupiter Card dan Mengapa Arsitektur Non-Kustodial Penting

Jupiter DeFi Superapp menampilkan fitur Pro, Ultra, Lend, Perps, dan Stake

Jupiter awalnya adalah DEX aggregator di Solana, merutekan perdagangan melintasi berbagai liquidity pool untuk mendapatkan harga terbaik. Jupiter Card memperluas infrastruktur tersebut ke pengeluaran sehari-hari. Keputusan arsitektur utamanya: USDC Anda tetap di dompet Anda sampai Anda membelanjakannya.

Begini cara kerjanya dalam praktik. Saat Anda mengisi saldo Jupiter Card, USDC berada dalam smart contract di Solana di bawah kontrol dompet Anda. Saat Anda tap kartu di kasir, smart contract mengeksekusi penyelesaian escrow saat itu juga, mengonversi USDC ke mata uang lokal pada kurs Visa dan melepaskan dana ke merchant. Desain ini mengurangi ketergantungan pada saldo bursa terpusat, meski pengguna tetap perlu mempertimbangkan risiko smart contract, dompet, penerbit kartu, dan kepatuhan regulasi setempat.

Bandingkan dengan Crypto.com Card atau Bybit Card, di mana kripto Anda dikonversi dan disimpan dalam kustodi mereka sebelum bisa dibelanjakan. Pasca-FTX, perbedaan ini penting. Dengan Jupiter Card, alur pengeluaran bergantung pada escrow on-chain yang lebih transparan, meski tetap bergantung pada dompet, smart contract, rel penerbit, dan aturan ketersediaan lokal.

Kartu ini diluncurkan awal 2026 dengan label BETA dan kini sudah live penuh. Diterbitkan sebagai kartu Visa Infinite atau Platinum tergantung tier, diterima di 150 juta+ merchant global, dan saat ini tersedia sebagai kartu virtual saja (kartu fisik ada di roadmap produk).

Rincian Biaya: Apa yang Benar-Benar Anda Bayar

Gambaran Jupiter Card dengan branding resmi

Kejelasan biaya adalah keunggulan Jupiter Card dibanding pesaing. Kebanyakan kartu kripto menyembunyikan biaya FX dalam kurs tukar. Jupiter menyatakannya secara transparan:

Jenis Biaya Kartu Rain (Non-APAC) Kartu DCS (APAC, termasuk Indonesia)
Transaksi USD 0% 0%
Biaya FX non-USD 1% 1,8%
Biaya tahunan Tidak ada Tidak ada
Biaya deposit Tidak ada Tidak ada
Batas belanja harian Tidak ada batas $50.000
Batas belanja tahunan Tidak ada batas $990.000

Penerbit kartu mana yang Anda dapatkan? Penerbit kartu Anda ditentukan oleh negara yang Anda cantumkan saat KYC. Pengguna wilayah APAC (termasuk Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya) menerima kartu yang diterbitkan DCS. Pengguna non-APAC mendapatkan kartu yang diterbitkan Rain. Anda tidak bisa memegang keduanya sekaligus.

Bonus QR Pay: Jika Anda berbelanja via kode QR di Singapura (PayNow), Thailand (PromptPay), Vietnam (VietQR), Filipina (QR Ph), Kamboja (KHQR), Laos (LaoQR), atau Mongolia (QPay), biaya FX turun menjadi 0% terlepas dari kartu mana yang Anda pegang. Batas harian untuk QR Pay adalah $5.000. Perlu dicatat: QRIS Indonesia belum termasuk dalam daftar QR Pay 0% ini.

Sebagai pengguna Indonesia, kartu Anda akan menggunakan kurs Visa untuk konversi dari USDC ke IDR saat transaksi. Biaya FX 1,8% (DCS) berlaku untuk semua pembelian non-USD termasuk di merchant Indonesia yang menggunakan IDR.

Perbandingan: Jupiter Card vs Empat Alternatif Utama

Kartu Model Kustodi Biaya USD Biaya non-USD Cashback Kartu Fisik
Jupiter Card Non-kustodial (USDC di Solana) 0% 1-1,8% ~4% JupUSD Direncanakan
Crypto.com Visa Card Kustodial (perlu stake CRO) 0% Bervariasi Hingga 5% CRO Ya
Binance Card Kustodial (Binance) 0% Bervariasi per wilayah Bervariasi per tier Ya
Bybit Card Kustodial (Bybit) 0% Bervariasi per wilayah Bervariasi per tier Ya
Kartu kustodial lain Kustodial 0% Bervariasi per wilayah Bervariasi per tier Ya

Keunggulan Jupiter Card adalah arsitektur non-kustodial dikombinasikan dengan nol biaya USD. Kekurangan saat ini: masih virtual saja. Jika Anda butuh kartu fisik untuk ATM atau merchant yang tidak menerima contactless, salah satu alternatif di atas mungkin lebih cocok untuk sementara ini.

Cara Mendaftar: Dari Registrasi Dompet hingga Aktivasi Kartu

Halaman Jupiter Wallet Add Account dengan opsi login Email, Google, X, dan Discord

Alur pendaftaran memiliki dua tahap: buat Jupiter Wallet terlebih dahulu, lalu ajukan kartu di dalam tab Spend.

Langkah 1: Buat Jupiter Wallet Anda

Kunjungi jupiter.go.link/iLLkj untuk memulai. Anda bisa mendaftar dengan email, Google, X (Twitter), atau Discord. Setelah pembuatan akun, aplikasi masuk ke layar utama DeFi yang menampilkan tab Pro, Ultra, Lend, Perps, dan Stake.

Langkah 2: Buka Tab Spend

Tab Jupiter Global Spend menampilkan Main Balance $0,00 dan banner referral

Ketuk tab Spend di bagian bawah aplikasi. Anda akan melihat saldo utama (mulai dari $0,00) dan banner referral. Dari sini, navigasikan ke tab Card.

Langkah 3: Mulai Pengajuan Kartu dan Masukkan Kode Referral

Tab Jupiter Card menampilkan Apple Pay, Google Pay, dan tombol Apply for Card

Ketuk Apply for Card. Di layar Get Started, cari tautan “Have a referral code?” dan ketuk tautan tersebut.

Layar Jupiter Card Get Started dengan tautan kode referral

Masukkan kode referral EN8EREGZ. Ini diperlukan untuk memenuhi syarat reward belanja $100.

Kolom kode referral Jupiter Card dengan EN8EREGZ yang telah dimasukkan

Setelah dimasukkan, lanjutkan ke verifikasi identitas.

Verifikasi KYC: Empat Tahap, Biasanya 2 hingga 4 Menit

Layar Verification Required Jupiter Card yang meminta pemeriksaan identitas

KYC ditangani oleh SumSub, penyedia verifikasi identitas pihak ketiga. Prosesnya memiliki empat tahap:

Gambaran empat langkah KYC Jupiter: dokumen ID, liveness check, verifikasi alamat, kuesioner

Tahap 1: Pilih Negara Anda

Layar Create Jupiter ID untuk memilih negara tempat tinggal

Pilih negara tempat tinggal Anda. Ini menentukan penerbit kartu yang Anda dapatkan (Rain untuk non-APAC, DCS untuk APAC termasuk Indonesia). Pilih dengan cermat: Anda tidak bisa mengubah ini tanpa mengulangi seluruh proses KYC.

Tahap 2: Verifikasi Nomor Telepon

Layar verifikasi OTP nomor telepon Jupiter

Masukkan nomor telepon Anda untuk menerima kode satu kali melalui SMS. Nomor telepon Indonesia (+62) dapat digunakan.

Tahap 3: Dokumen Identitas

Pemilihan jenis dokumen KYC Jupiter: Paspor, KTP, SIM

Pilih dari paspor, KTP (Kartu Tanda Penduduk), atau SIM. Untuk pengguna Indonesia: KTP dengan NIK 16 digit adalah dokumen yang paling umum digunakan. WNA dapat menggunakan paspor. Siapkan juga NPWP jika diperlukan untuk verifikasi pajak di kemudian hari.

Layar unggah paspor KYC Jupiter dengan tips foto

Unggah bagian depan dan, jika berlaku, bagian belakang dokumen Anda. SumSub akan meminta Anda mengambil selfie langsung untuk deteksi liveness segera setelahnya.

Tahap 4: Bukti Alamat (Pengguna APAC) dan Kuesioner

Layar unggah bukti alamat KYC Jupiter mendukung JPG, PNG, HEIC, WEBP, PDF hingga 50MB

Sebagai pengguna APAC, pengguna Indonesia perlu mengunggah dokumen bukti alamat (tagihan listrik, tagihan internet, atau rekening koran bank). Dokumen harus dalam tiga bulan terakhir dan mencantumkan nama serta alamat lengkap Anda.

Kuesioner aktivasi Jupiter Card tentang pekerjaan, industri, dan tujuan akun

Tahap terakhir adalah kuesioner singkat tentang status pekerjaan, industri, dan tujuan penggunaan akun. Ini adalah persyaratan AML/kepatuhan standar. Jawab dengan jujur: pertanyaannya mudah dipahami dan membutuhkan waktu kurang dari dua menit.

Setelah SumSub menyetujui identitas Anda (biasanya dalam hitungan menit, kadang hingga 24 jam untuk tinjauan manual), kartu Anda aktif dan siap untuk diisi saldo.

Cara Mengisi Saldo Jupiter Card dari Indonesia

Layar Add Money Jupiter dengan opsi Wallet dan Bank Transfer

Dua rute pengisian saldo tersedia melalui aplikasi Jupiter. Namun, penting dipahami: Jupiter Card tidak menerima IDR secara langsung. Pengguna Indonesia perlu mengonversi IDR ke USDC terlebih dahulu melalui bursa kripto lokal.

Opsi A: Deposit Dompet Kripto (Jalur Utama dari Indonesia)

Ini adalah jalur yang paling praktis untuk pengguna Indonesia:

  • Beli USDC di Indodax atau on-ramp lokal lain menggunakan IDR. Jalur lokal seperti BCA, Mandiri, BRI, GoPay, OVO, DANA, dan QRIS berlaku di sisi on-ramp, bukan sebagai deposit langsung ke Jupiter Card.
  • Alternatif: gunakan Tokocrypto atau Pintu untuk mengonversi IDR ke USDC sebelum mengirim aset ke Jupiter.
  • Setelah memiliki USDC, kirim ke alamat dompet Jupiter Card Anda dari salah satu dari empat chain yang didukung: Solana, Arbitrum, Base, atau Sui.
  • Jupiter otomatis mengonversi token non-USDC ke USDC saat diterima.

Opsi B: Akun USD/EUR Jupiter (bukan jalur IDR lokal)

Layar Bank Transfer Jupiter menampilkan detail akun bank virtual USD dan EUR

Jupiter dapat menerbitkan akun bank virtual USD pribadi (routing ACH + nomor rekening) dan IBAN EUR untuk pengguna yang memenuhi syarat, tergantung ketersediaan resmi aplikasi Jupiter / wilayah yang didukung dan pemeriksaan akun. Transfer dolar atau euro dari rekening bank yang kompatibel akan dikonversi otomatis ke USDC dalam saldo Jupiter. Tidak ada biaya Jupiter untuk konversi ini.

Untuk pengguna Indonesia yang memiliki rekening bank internasional atau akses transfer USD/EUR, ini bisa menjadi opsi tambahan. Namun, bank lokal Indonesia seperti BCA, Mandiri, BNI, atau BRI bukan jalur SEPA lokal; transfer ke rekening internasional Jupiter dapat dikenakan biaya dari bank asal. Jalur via Indodax, Tokocrypto, Pintu, atau bursa lokal umumnya lebih efisien biaya.

Cashback 4% dalam JupUSD: Bukti Nyata

Bukti cashback Jupiter Card: belanja $3,63 mendapatkan $0,15 JupUSD seketika (tarif 4%)

Tangkapan layar di atas berasal dari transaksi nyata pada April 2026. Pembelian senilai $3,63 menghasilkan cashback $0,15 dalam JupUSD: ditampilkan sebagai 4,00%, dengan tarif tersirat 4,13% pada jumlah pastinya. Cashback masuk ke dompet secara instan, tanpa periode tunggu.

Mekanisme utama yang perlu dipahami:

  • Cashback dibayarkan dalam JupUSD, sebuah stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap USD di platform Jupiter.
  • Tarif dasar sekitar 4%, dengan tier lebih tinggi tersedia sesuai pengumuman resmi Jupiter (detail tier dapat berubah).
  • Batas cashback bulanan di tier dasar adalah $100, tercapai pada sekitar $2.500 pengeluaran bulanan.
  • JupUSD dapat dikonversi kembali ke USDC atau digunakan untuk pengeluaran lebih lanjut: konsultasikan dokumentasi Jupiter saat ini untuk opsi penukaran yang tersedia.

Dengan cashback 4% dan tanpa biaya USD, Jupiter Card mengungguli sebagian besar kartu kripto dalam tarif cashback mentah untuk pengeluaran berbasis USD, selama volume bulanan tetap di bawah batas $2.500. Pengguna yang sering berbelanja online di platform seperti Tokopedia International, Shopee, atau platform global (dalam USD) dapat memaksimalkan cashback ini.

Informasi Regulasi Kripto Indonesia yang Perlu Anda Ketahui

Lingkungan regulasi kripto di Indonesia masih berkembang. OJK mengambil alih pengawasan aset kripto dari Bappebti pada Januari 2025; Jupiter (jup.ag) adalah DEX non-kustodial di Solana, tidak terdaftar sebagai PFAK (Pedagang Fisik Aset Kripto) maupun PMV (Penyelenggara Moneter Virtual) di Indonesia. Verifikasi sendiri status legal di kondisi Anda. Ini bukan nasihat hukum.

Beberapa informasi umum yang relevan (bukan nasihat pajak atau hukum):

  • Per POJK 23/2025, kripto diakui sebagai “aset keuangan digital” tetapi dilarang sebagai alat pembayaran resmi di Indonesia sesuai regulasi Bank Indonesia.
  • Informasi pajak seperti PPh 0,1% dan PPN 0,11% sebaiknya diperlakukan sebagai informasi umum yang dapat berubah, bukan nasihat pajak. Konsultasikan kewajiban pelaporan Anda dengan konsultan pajak profesional atau langsung ke DJP (Direktorat Jenderal Pajak).
  • Jupiter Card beroperasi sebagai layanan pembayaran terkait DeFi asing. Pengguna Indonesia disarankan memverifikasi aturan lokal sebelum mendaftar atau berbelanja.

Komunitas kripto Indonesia sangat besar dan aktif, terutama di Telegram dan Twitter/X. Grup seperti “Komunitas Kripto Indonesia” di Telegram dan diskusi di Reddit r/indonesia dapat menjadi sumber informasi pengalaman pengguna yang berguna, meski bukan pengganti nasihat profesional. Untuk on-ramp IDR, verifikasi sendiri status dan izin bursa lokal sebelum membeli USDC.

Keamanan dan Arsitektur Non-Kustodial

Klaim non-kustodial layak mendapat penjelasan konkret, bukan sekadar poin marketing.

Saat Anda mendepositkan USDC ke Jupiter Card, dana tersebut berada dalam smart contract di Solana yang Anda kendalikan via private key Jupiter Wallet Anda. Server Jupiter mengoordinasikan pemrosesan transaksi kartu, tetapi dana itu sendiri tidak disimpan oleh Jupiter. Smart contract bertindak sebagai escrow: dana dikunci saat otorisasi kartu dan dilepaskan ke bank penerima merchant hanya pada saat penyelesaian.

Arsitektur ini berarti:

  • Berdasarkan arsitektur yang dijelaskan, perusahaan Jupiter seharusnya tidak dapat memindahkan saldo USDC Anda secara sepihak di luar alur pengeluaran yang dikontrol dompet.
  • Pemadaman platform Jupiter seharusnya tidak mengubah sifat on-chain dana Anda, meski akses aplikasi, pemrosesan kartu, atau penarikan mungkin masih bergantung pada layanan live.
  • Desain ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko rehipotekasi karena saldo yang belum dibelanjakan tidak terstruktur seperti deposit bursa konvensional.

Investasi ParaFi Capital sebesar $35 juta memberikan dukungan institusional, namun faktor keamanan yang lebih relevan adalah desain escrow on-chain: ini mengurangi risiko pihak ketiga terkait kustodi daripada hanya mengandalkan solvabilitas perusahaan.

Untuk perbandingan produk lain, fokuskan evaluasi pada model kustodi, biaya FX, ketersediaan wilayah, dan cara pengisian saldo dari Indonesia.

Siapa yang Cocok Menggunakan Jupiter Card dan Siapa yang Sebaiknya Menunggu

Jupiter Card sangat cocok untuk:

  • Pengguna DeFi/Solana Indonesia yang sudah memegang USDC atau aset Solana dan ingin membelanjakannya tanpa harus menjual ke bursa terpusat terlebih dahulu.
  • Pengguna yang sadar self-custody yang ingin pembayaran kartu kripto tanpa menyerahkan kontrol atas dana mereka.
  • Freelancer atau pekerja remote Indonesia yang menerima pembayaran dalam USD/USDC dari klien global dan ingin menggunakannya untuk berbelanja di merchant Visa.
  • Traveler atau pengguna yang sering berbelanja di platform USD: nol biaya untuk transaksi USD adalah keunggulan signifikan.

Anda mungkin ingin menunggu atau mempertimbangkan alternatif jika:

  • Anda membutuhkan kartu fisik untuk ATM atau merchant yang tidak menerima kartu contactless. Jupiter Card masih virtual saja saat ini.
  • Anda ingin deposit langsung dari GoPay, OVO, DANA, atau QRIS: fitur ini tidak tersedia. Anda perlu melewati bursa kripto lokal terlebih dahulu.
  • Anda banyak berbelanja dalam IDR di merchant lokal: biaya FX 1,8% (DCS) akan terus berlaku untuk semua transaksi non-USD.
  • Anda berada di yurisdiksi dengan regulasi kripto yang sangat ketat atau tidak jelas. Verifikasi kondisi lokal Anda sebelum menggunakan kartu ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Yang saya temukan dari ulasan pengguna Jupiter Card terbaru

Saya meninjau diskusi komunitas terbaru tentang Jupiter Card dan merangkum poin-poin yang paling sering muncul. Topik yang paling banyak dibicarakan adalah cashback: pengguna melaporkan mendapatkan sekitar 4% pengembalian tanpa syarat tambahan, angka yang cukup kompetitif di antara kartu kripto yang tersedia saat ini.

Meski begitu, komunitas juga mengingatkan satu hal penting: cashback tinggi itu disertai batas bulanan. Pengguna yang sudah memakai kartu ini berbagi bahwa tarif 4% hanya berlaku sampai jumlah pengeluaran tertentu per bulan — setelah melewati batas tersebut, tarif efektifnya turun. Beberapa pengguna membandingkan Jupiter dengan Plasma One dan ether.fi dan tetap menilai Jupiter secara positif. Ini adalah pengalaman pengguna yang dibagikan secara publik, bukan spesifikasi resmi — periksa persentase dan batas yang tepat di halaman resmi sebelum memutuskan.

  • Cek batas bulanan terlebih dahulu: perkirakan pengeluaran bulanan Anda dan cari tahu apakah cashback 4% benar-benar menguntungkan untuk pola penggunaan Anda.
  • “Tanpa syarat” tetap punya detail tersembunyi: cek merchant mana yang termasuk dan berapa biaya konversi mata uang.
  • Mulai dengan transaksi kecil di saluran yang biasa Anda gunakan: pastikan cashback benar-benar masuk sebelum menambah pengeluaran.
  • Bandingkan yang benar-benar Anda terima: letakkan cashback nyata di samping kartu kripto lain yang Anda miliki, bukan angka maksimum yang diiklankan.
  • Verifikasi dari tiga sumber: syarat resmi, rekening koran Anda sendiri, dan ulasan komunitas secara bersamaan.

Secara keseluruhan, sentimen komunitas terhadap cashback Jupiter Card positif, tetapi batas bulanan adalah faktor penentu untuk memutuskan apakah layak dijadikan kartu utama. Tarif dan aturan adalah informasi resmi — ulasan komunitas hanya membantu mengkalibrasi ekspektasi.

Apa yang membedakan Jupiter Card dari kartu kripto lain?

Jupiter Card adalah kartu kripto non-kustodial dari jup.ag (bukan jupiter.money). USDC Anda tetap di dompet Solana Anda sendiri sampai Anda membayar, dikelola oleh smart contract, bukan dipegang penerbit seperti kebanyakan kartu kustodial. Kartu ini menawarkan cashback 4% dalam JupUSD, deposit multichain, dan nol biaya untuk pengeluaran USD, dan timnya memperoleh investasi 35 juta dolar.

Berapa lama proses KYC berlangsung?

SumSub memproses sebagian besar verifikasi dalam 2 hingga 4 menit. Tinjauan manual dapat membutuhkan waktu hingga 24 jam. Siapkan dokumen identitas dan, jika diperlukan, bukti alamat sebelum memulai.

Apakah saya bisa menggunakan Apple Pay atau Google Pay dengan Jupiter Card?

Ya. Setelah kartu Anda diaktifkan, Anda dapat menambahkannya ke Apple Pay atau Google Pay melalui tab Card di aplikasi.

Apa syarat reward referral $100?

Daftar menggunakan kode referral u003cstrongu003eEN8EREGZu003c/strongu003e (atau via tautan u003ca href=u0022https://jupiter.go.link/iLLkju0022 target=u0022_blanku0022 rel=u0022noopeneru0022u003ejupiter.go.link/iLLkju003c/au003e), selesaikan KYC, dan belanjakan $1.000 dalam 30 hari. Berdasarkan syarat resmi Jupiter, jumlah reward dan persyaratan kelayakan dapat berubah.

Apakah Jupiter Card tersedia untuk pengguna Indonesia?

Ketersediaan Jupiter Card tergantung ketersediaan resmi aplikasi Jupiter / wilayah yang didukung, cakupan penerbit, persetujuan KYC, dan regulasi lokal. Periksa aplikasi resmi Jupiter atau dokumentasi dukungan untuk daftar wilayah yang saat ini didukung sebelum mengandalkan ketersediaan di negara Anda. Lingkungan regulasi kripto di Indonesia masih berkembang; pengguna disarankan memverifikasi kondisi setempat secara mandiri.

Apa perbedaan kartu Rain dan DCS?

Rain menerbitkan kartu untuk pengguna non-APAC (biaya FX non-USD 1%, tanpa batas belanja). DCS menerbitkan kartu untuk pengguna APAC termasuk Indonesia (biaya FX non-USD 1,8%, batas harian $50.000/batas tahunan $990.000). Penerbit Anda ditentukan saat KYC berdasarkan negara tempat tinggal yang Anda nyatakan.

Apakah ada biaya tahunan?

Tidak ada biaya tahunan, tidak ada biaya deposit, dan tidak ada biaya pemeliharaan bulanan per April 2026. Pengumuman resmi Jupiter akan mencerminkan perubahan di masa depan.

Chain apa yang bisa saya gunakan untuk mengisi saldo?

Solana, Arbitrum, Base, dan Sui. Anda juga bisa mengisi via akun bank virtual USD/EUR Jupiter jika memenuhi syarat dan wilayah Anda didukung. Untuk pengguna Indonesia, jalur umum tetap konversi IDR ke USDC melalui on-ramp seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu sebelum mengirim aset ke Jupiter.

Peringatan Risiko dan Penafian

u003cstrongu003ePeringatan risiko:u003c/strongu003e Investasi dan penggunaan aset kripto mengandung risiko tinggi. Nilai aset dapat berfluktuasi secara signifikan dan Anda dapat kehilangan seluruh modal. Artikel ini memuat tautan afiliasi. Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak merupakan saran keuangan, investasi, atau hukum.

Daftar Bybit Card → Daftar RedotPay →